Monday, February 16, 2015

Cerita tentang 3 ekor anjing yang selamat dari kebakaran

Tadi pagi gue (seperti biasa) nonton TV sambil siap-siap berangkat ke kampus. Pas banget di channel favorit, manayangkan berita tentang kebakaran mansion di salah satu distrik di Tokyo, Setagaya yang terjadi MInggu, 15 Februari 2015. Diberitakan tidak ada korban jiwa (manusia), semua penghuni selamat, hanya saja beberapa orang mengalami luka ringan. Salah seorang reporter senior stasiun TV tersebut menyambangi tempat kejadian saat kebakaran baru saja terjadi. Kalau tidak salah ingat, sumber kebakaran berasal dari lantai 3. Beberapa penghuni terlihat keluar ke beranda karena konon mereka tidak bisa keluar dari pintu.

Langsung ke cerita inti, ada salah satu orang penghuni mansion, tante berusia sekitar 40-50 taun dengan dandanan yang cukup nyentrik tiba-tiba muncul dengan panik. Beliau memaksa untuk masuk ke kamarnya yang berada di lantai 4. Karena (tentu saja) tidak diizinkan oleh polisi dan bapak-bapak pemadam kebakaran, ia pun menelepon salah seorang anggota keluarganya (atau mungkin sahabat?) sambil berulang kali mengucapkan “gimana ini? Anjingnya bisa mati.” Sambil sesekali berkata pada polisi : “ada 3 ekor anjing di lantai 4, ada 3 ekor anjing di lantai 4. Mereka bisa mati”. Karena tidak diizinkan naik juga, beliau pun mengeluarkan kunci kamarnya sambil berkata “Ini saya kasih kuncinya, tolong selametin anjing saya.” Beliau sempat berulang-ulang berkata demikian dengan wajah panik dan setengah menangis.

Beliau bahkan sampai berkata “masa tidak ada yang mau menolong sih?” Salah seorang polisi sempat berkata “Yang penting Anda selamat. Harap jangan mendekat ke area kebakaran, berbahaya.”  Sang wanita, dengan wajah super panik menjawab “Gak apa saya yang mati, tapi anjing saya harus selamat. Ya ampun mereka bisa mati di dalam. Mereka ga bisa keluar sendiri  itu”.
Di tengah “debat” antara si tante dan si polisi, om reporter TV pun ga tega dan menghampiri mereka. Ia pun meminta tolong pada para petugas untuk menyelematkan ketiga ekor anjing yang terjebak. Akhirnya salah seorang (mungkin petugas) berlari ke arah mansion. Om reporter pun mencoba menenangkan si tante dengan berkata “Tenang, itu sudah ada orang yang naik ke lantai 4 untuk menjemput anjing Anda.”

Singkat cerita, akhirnya ketiga ekor anjing (kalau tidak salah ingat, 2 ekor daschund dan 1 ekor Jack Russel) berhasil diselamatkan dan kembali ke pelukan si tante. Si tante menangis terharu sambil memeluk ketiga ekor anaknya yang berebut mendekap beliau.

Apa kabar dengan kebakarannya? Alhamdulillah berhasil dipadamkan dan seperti yang dibahas di atas, tidak ada korban jiwa, baik manusia maupun hewan, semuanya selamat.
Gue sendiri hampir nangis sampai gemetar nontonnya. Apa yang gue bayangkan? Gue ngebayangin kalau gue yang jadi anjingnya, terjebak di dalam kamar, ga bisa keluar, ga bisa buka jendela (jelas ga bisa, gue ras anjing kecil yang ga bakal nyampe buat pegang kait pengunci jendela), ga bisa teriak minta tolong, ga bisa telepon owner gue buat minta tolong. Alhamdulillah, Sang Pencipta masih sayang sama makhlukNya yang tidak berdosa. Mereka masih diberi hidup dan berkumpul dengan orang yang menyayangi mereka sampai rela mati demi menyelamatkan mereka.

Detil berita :  http://news.yahoo.co.jp/pickup/6149756    


アユ

0 comments :

Post a Comment