Friday, December 12, 2014

Mengukur jejak kaki yang kita tinggalkan untuk bumi

Tunggu dulu, ini bukan mau bahas puisi atau sastra atau literatur. Ini terjemahan bebas dari “Calculating ecological footprints on earth” seperti yang tertera di tautan http://footprintnetwork.org/en/index.php/GFN/page/calculators/ Apa itu ecological footprint? Ecological footprint adalah metrik yang memungkinkan kita menghitung tekanan manusia terhadap planet sehingga dapat dihubungkan dengan fakta seperti: Jika semua orang hidup dengan gaya hidup setara penduduk Amerika Serikat pada umumnya, maka kita akan memerlukan 4 (EMPAT!) planet bumi. Wow!

Singkatnya, ini bisa jadi bayangan buat kita, sejauh apa kita sudah menyayangi bumi (cieee,, bumi juga perlu kasih sayang, tsaaah) dan “seboros” apa kita dalam menggunakan sumber daya alam yang sudah disediakan oleh bumi secara “cuma-cuma”.
Gimana cara mainnya? Pertama masuk ke laman http://footprintnetwork.org/en/index.php/GFN/page/calculators/, lalu akan muncul tampilan flash player seperti berikut :



Lalu pilih negara dengan mengarahkan kursor ke bullet point warna kuning. Sayangnya belum semua negara tersedia. Jadi, yang wilayahnya belum ada bullet point-nya harap sabar ya^^;


Lanjut, setelah itu akan keluar pilihan bahasa: Bahasa Inggris atau bahasa nasional negara tersebut.
Setelah itu, kita akan masuk ke laman pertama dari kuis (yak, ini semacam quiz tapi bukan sembarang kuis). Pertanyaan-pertanyaan pertama yang diajukan berkaitan dengan kebutuhan pokok manusia, pangan. Pilihan jawaban dari masing-masing pertanyaan diurutkan dari “tidak pernah” sampai “selalu” mengkonsumsi.



Daftar pertanyaan kedua mengenai konsumsi barang-barang yang berhubungan dengan sandang dan papan serta pelengkapnya, seperti kebutuhan rekreasi.  Pilihan jawaban yang tersedia dirutkan mulai dari yang “pengeluaran uang paling sedikit” sampai “pengeluaran uang paling banyak” yang relative berdasarkan standar hidup di masing-masing wilayah tentunya dan parameter waktu per bulan sampai per tahun.

Lanjut ke daftar pertanyaan ketiga. Masih seputar papan alias tempat tinggal dan perlengkapan pendukungnya. Di sini, pertanyaan yang diajukan cukup pribadi karena berpusat pada jenis rumah tempat kita tinggal, berapa orang yang tinggal bersama kita, ukuran rumah, serta tagihan-tagihan listrik, air, dan gas per bulan ^^;

Daftar pertanyaan keempat membahas seberapa sering kita melakukan perjalanan yang memerlukan konsumsi energi, seperti seberapa jauh kita berpegian setiap harinya menggunakan mobil pribadi, tranportasi umum, hingga seberapa sering kita terbang (pakai pesawat terbang tentunya, bukan baling-baling bambu :P).

Klik icon next, dan voila! Kita bisa melihat hasilnya.  



Ecological footprint kita akan ditampilkan dalam bentuk analogi sebarapa banyak planet bumi yang diperlukan jika semua orang di dunia memiliki gaya hidup seperti kita. Berdasarkan pengamtan kecil-kecilan di kelas ekologi tadi, sesederhana apapun para akademisi yang tinggal di kota (tapi ga terlalu kota) seperti Tokyo atau Wageningen, tetap saja memerlukan lebih dari satu bulatan planet bumi ^^; Lalu di area sebelah kanan dari laman hasil, kita bisa melihat konsumsi terbesar kita ada di sektor apa. Dari hasil pengamatan kecil-kecilan (lagi), rata-rata pengeluaran pangan lah yang terbesar (memang manusia ga bisa hidup tanpa makan ya^^;). Lalu, bagian terakhir adalah perbandingan jejak kita berdasarkan sumber daya alam yang kita pakai, apakah itu bersumber dari pertanian, hutan, perairan, dan sebagainya.

Terakhir, kita dapat mengubah jejak kita dengan ikut ulang kuis. Tentunya setelah mengatur “ancang-ancang” baru sebagai patokan seberapa besar kita ingin “lebih hemat”.

Seru kan? ^^; Satu hal yang agak mengganjal adalah, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan masih belum termasuk konsumsi listrik, air, gas, dan/atau sumber daya lainnya yang kita pakai di luar rumah. Bagi yang bekerja, sekolah, maupun ga dua2nya, tentunya ada konsumsi listrik, air, gas di tempat lain dan bisa jadi lebih besar dibandingkan konsumsi di dalan rumah. Apalagi buat (ehm) orang sibuk. Mungkin ini karena saya yang ga baca metodologinya dengan baik atau memang kuisnya disederhanakan sehingga hanya menghitung pengeluaran pribadi yang “dasar-dasar” saja.

Ngomong-ngomong, ini bukan bidang saya, jadi kalau ada pertanyaan lebih lanjut tentang jejak langkah eh jejak kaki, silakan langsung meluncur ke laman resminya atau ke correspondence author yang tertera di jurnal berikut: Borucke et al. Accounting for demand and supply of the biosphere’s regenerative capacity: The National Footprint Accounts’ underlying methodology and framework. Ecological Indicators 24(2013):518-533.  

 Sumber inspirasi: 
Special Lecture in Green Clean Food Production Advancement II by Prof. Ignas Heitkonig (Wageningen University, The Netherlands)

アユ

0 comments :

Post a Comment