Saturday, October 13, 2012

Back to Japan: Akarenga after 2 years

Alhamdulillah setelah 2 tahun meninggalkan negerinya Arashi teuteup, akhirnya saya bisa kembali menghirup udara di bawah langit negeri yang bernama Jepang.
Ok,, prolognya cukup.

Awalnya, transit di Tokyo niatnya supaya bisa keliling-keliling Tokyo bahkan "pulang kampung" alias balik ke kampung Koganei tercintah (emang Koganei itu kampung di Tokyo).  Berhubung kakak Er ada acara study tour ke Yokohama, jadilah kami (saya, ninis, tante dan om er, plus dedek er) muter-muter di yokohama. Saya pun request buat nengok Akarenga (tentang Akarenga, silakan liat di http://en.wikipedia.org/wiki/Yokohama_Red_Brick_Warehouse )

Bedanya, dulu (tahun 2010) waktu ke Akarenga, sekitar bulan Februari, sedang dingin-dinginnya di Yokohama serta bertepatan dengan tahun baru China dan Valentine, jadi terjadi hiruk pikuk yang sangat unik. Di satu sisi heboh dengan barongsai sebagai peringatan tahun baru China, di sisi lain dipenuhi dengan lilin-lilin hati untuk menyemarakkan Valentine, serta outdoor skating area sebagai "peringatan" musim dingin.


Tahun ini (2012), saya berkesempatan mengunjungi Akarenga dalam rangka musim gugur yang hangat, jadi para perusahaan beer, wine, dan sejenisnya merayakan dengan membuat beer garden sepanjang jalan di depan Akarenga. Wuaah, biarpun ga minum beer, tapi hiruk-pikuknya ga boleh dilewatkan :)  




 Hiruk pikuk tahun baru China di China Town
                                 


 Musim dingin di Akarenga
                                           




Lilin hati di Akarenga


Akarenga tahun 2012 dan hiruk-pikuk Beer Garden


アユ



0 comments :

Post a Comment