Tuesday, August 2, 2011

Little Tokyo in Jakarta with Others ~ It's Japanese Day :) #2

Cerita dilanjutkan dari setelah serak2 berkaraoke :) Sesuai dengan rekomendasi yang punya Jakarta alias mbak Y, kami pun meluncur ke daerah Blok M. Ternyata di belakang atau sisi sebelah selatan (ngarang aja di selatan) dari Blok M Mall ada "little Tokyo". Kenapa disebut begitu? Karena daerah pertokoan di sana seperti yang ada di Shinjuku dan Okubo (yah, kira2 Shinjuku dan Okubo). Menurut mbak Y, disana memang dirancang demikian supaya para ekspatriat Jepang yang bekerja di Jakarta betah dan bisa tetap mendapatkan "hiburan" serta bahan makanan seperti di negara asalnya. Yang cukup mengejutkan saya adalah snack bar dan izakaya (bar a la jepang) beserta teman2 sejenisnya. Wuaduh, berasa di Shinjuku bagian Timur nih ~.~ I think u can guess what kind of place it is~

Setelah melewati daerah "kelam", kami mampir di swalayan "papaya". Kesan pertama masuk swalayan ini : "berasa di Oke Shop" ya^^ Oke Shop? Itu lho, swalayan deket tempat tinggal saya di Tokyo. Bahan2 makanan dan minuman yang dijual kebanyakan produk dari Jepang, tulisan harga dan keterangannya juga dalam bahasa Jepang. Lalu ada pojok bento dan onigiri serta oden. Di dekat kasir ada counter roti yang jual melon pan! wuaaah~ Ditambah lagi pelayannya meneriakkan "irrassahimase" alias "selamat datang", serta sebagian besar orang Jepang yang berseliweran di dalam swalayan sambil ngobrol dengan bahasa Jepang... tambah komplit lah suasananya... Hmmm...

Ngomong2 soal bahasa Jepang. Ada kejadian unik. Beberapa orang Jepang asli yang sedang berbelanja di swalayan sempat menoleh dengan bingung ke arah kami. Maklum, kami segerombolan orang pribumi tapi ga berhenti2 ngobrol pake bahasa Jepang dan cukup fasih pula (yg terakhir ga termasuk saya).

Berjalan 5 menit, kami lagi2 masuk ke swalayan kedua yang ternyata harganya lebih murah dari swalayan pertama. Meskipun lebih murah, saya cuma bisa ngiler aja liat Mayonaise Kyuupi dan es krim Haagen Daz yang super nikmat ~ *nasip mahasiswa nasip mahasiswa* O,ya, di depan swalayan kedua ini ada yang jual takoyaki dan taiyaki! Wuaah~ favorit saya sepanjang masa :D Oke, mari kita jelaskan dulu, takoyaki itu semacam tako alias gurita eh potongan tentakel gurita yang dibungkus tepung (semacam tepung buat martabak) dan bentuknya kayak bola2.
kayak gini nih yang namanya takoyaki^^

trus taiyaki adalah semacam kue dengan adonan pancake berbentuk ikan yang isinya macem2. Pada dasarnya sih anko alias selai kacang merah.


kayak gini nih taiyaki^^

Harganya? untuk takoyaki 4 biji = Rp 15.000, tapi kalo bayar Rp 30.000 bisa dapet 9 biji. Yang begini nih yang dipilih mahasiswa, 30.000 dapet 9 biji :D harganya sama dengan beli dua pak takoyaki yang isinya masing2 cuma 4 biji tapi dapet bonus 1biji :P Lalu untuk taiyaki (yang saya ga beli, hiks) ukuran kecil (ga segede di toko taiyaki koganei :p) seharga Rp 15.000 per 2 biji. kalo di kurs-kan ke yen sih, harganya murah, tapi kalo pake rupiah, mahal bo ><

Akhirnya kami pun menikmati takoyaki sesuai selera, alias sesuai kemampuan mencaplok sejumlah takoyaki, hehehe... Sambil menikmati takoyaki, sambil ngiler liat mbak Y dan mbak A nyeruput Mactha Latte nya Starbucks. Yup, kami makan takoyaki di beranda Starbucks ^^ Daripada ga ada tempat makan, yah beli minum trus makan takoyaki deh. hehehe... Dan untuk mengobati rasa "ngiler" saya, saya pun merogoh iPod Touch (jiaah gaya) dari tas dan langsung beraksi memanfaatkan wi-fi gratis untuk menikmati internet sejenak yang hasilnya saya cuma kebagian 3 biji takoyaki dari 9 takoyaki dibagi 2 *huaaah*

Jalan2 pun diakhiri dengan ngobrol2 di Bus nya Busway tentang komik Jepang dan kehidupan di China. Lagi2 saya cuma jadi pendengar yang baik dan penjawab pertanyaan yang singkat ^^ Maklum, banyak pake bahasa tingkat tinggi :P

Yak, demikianlah laporan jalan2 dan seharian berbahasa Jepang bersama para k*sk*ser :D
Minna, otsukaresama deshita (≧▽≦)ゞ

2 comments :

Indah Nurmawarti said...

fotonya ga ada yu? jadi penasaran pengen liat....tapi ga penasaran pengen kesana juga,,,hehehehehe,,,

ayudesu said...

fotonya ga ada tante indah... ga bawa kamera soalnya waktu itu^^
tempatnya emang bikin "ga pengen kesana" kok :P

Post a Comment