Saturday, May 21, 2011

ハナミズキ ・ HANAMIZUKI (Intro)


Hanamizuki atau dalam bahasa Inggris disebut dogwood (dalam bahasa Indonesia apa ya?^^) adalah salah satu pohon natif alias asli Amerika yang dikatakan memiliki bunga paling indah, dan ketika berbunga di musim semi, terlihat seperti untaian bunga yang anggun. Akan tetapi, yang terlihat sebagai kelopak putih atau pink sebenarnya adalah daun yang disebut bract. Bunga yang sebenarnya berukuran sangat kecil, bergerombol di tengah. Biasanya tanaman ini tumbuh di daerah hutan campuran dan menjadikan pemandangan yang megah saat musim semi.

Sayangnya, dalam beberapa dekade terakhir, fungus yang dikenal dengan nama “dogwood” telah menyerang sebagaian wilayah pedesaan di Amerika. Untungya, beberapa tanaman secara alami resisten terhadap fungus tersebut dan beberapa “pengobatan” telah ditemukan untuk mengatasi penyakit tanaman ini sehingga keindahan hanamizuki masih dapat dinikmati :)

Kayu tanaman hanamisuki sangat keras dan selama berabad-abad telah digunakan untuk pembuatan pisau, jarum rajut, tuts piano, dan tongkat golf. Meskipun dalam bahasa Inggris disebut dogwood, sebenarnya tanaman ini tidak memiliki hubungan apapun dengan anjing^^. Nama “dogwood” kemungkinan diambil dari “dagwood” yang dalam bahasa kuno, “dag” berarti “alat”.

Saat ini ada sekitar tiga jenis dogwood, yakni pink, white, white kousa, dan red. Masing-masing memiliki karakteristik yang unik. Pink dogwood akan berbunga penuh selama musim semi dan memiliki daun berwarna merah pada musim gugur. White dogwood, seperti namanya, memiliki bunga berwarna putih-krem dan memiliki keistimewaan daya adaptasi tinggi serta bagus untuk dijadikan ditanam membentuk barisan. White kousa dogwood, jika berbunga akan terlihat seperti jutaan bunga putih. Keistimewaan dogwood yang satu ini adalah dapat tumbuh pada area padat dan mudah ditumbuhkan. Dogwood terakhir, red dogwood memiliki bunga berwarna pink tua sampai merah tua, tumbuh pada daerah yang agak teduh (partial shade), dan lebih bagus sebagai pohon tunggal di pekarangan.

Keindahan tanaman ini telah diabadikan dalam berbagai karya seni, di antara sebuah puisi, lagu, dan film. Sebuah puisi karya penyair Amerika bernama Geroge Marion McClellan (1860-1934) berjudul “Dogwood Blossom”, menggambarkan keindahan dogwood sebegai berikut

Soon everywhere, with glory through and through,

The fields will spread with every brilliant hue. But

high o'er all the early floral train, Where softness

all the arching sky resumes,The dogwood,

dancing to the winds' refrain, In stainless glory

spreads its snowy blooms.


Keindahan dogwood juga diabadikan oleh seorang penyanyi wanita asal Jepang, Hitoto Yo dalam lagu yang berjudul Hanamizuki 「ハナミズキ」lebih kurang terjemahan liriknya adalah (saya tidak menterjemahkan sendiri ><):


To the sky you reach out your hand

The songs of the clouds

Call you to distant lands

To the wind you call my name

Carried to the shore

The shore where I wait

A dogwood floweer, I’d give to you

A blossom then, soon come to bloom

May the dreams you hold


The dreams that shine like rosen gold

Last forever

I wish for you to shine above

To radiate your endless love

May it last a hundred years from now


Summer heat weighing down on us

This boat is too weak and so in me, please trust

I will follow you

Please go ahead and I will be there soon

A dogwood flower, I’d give to you

A blossom then, soon come to bloom

May the dreams you hold


The dreams that shine like rosen gold

Last forever

I wish for you to shine above

To radiate your endless love

May it last a hundred years from now


To the sky you reach out your hand

The songs of the clouds

Call you to distant lands

To the wind you call my name

Carried to the shore

The shore where I wait

A dogwood flower, I’d give to you


A blossom then, soon come to bloom


Lirik yang indah ini pada tahun 2010 diadaptasikan menjadi sebuah film romantis berjudul sama, Hanamizuki, yang dibintangi oleh Ikuta Toma, Aragaki Yui, dan Osamu Mukai. Film ini bercerita tentang perjalanan hidup sepasang kekasih dengan kisah cinta yang cukup pelik mulai dari pertemuan pertama saat mereka SMA, sampai 10 tahun kemudian saat masing-masing telah mencapai mimpinya. Film yang dirilis di bioskop Jepang 21 agustus 2010 ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat, terutama anak muda Jepang. Secara pribadi, meskipun bertema kisah percintaan anak muda, film ini memiliki nilai tambah yang membuatnya spesial dibandingkan dengan film-film bertema sejenis.

Disclaimer: Linda Inoki (The Japan Times, 16 April 2008)

http://search.japantimes.co.jp/cgi-bin/fe20080416li.html

http://www.fast-growing-trees.com/DogwoodTrees.htm

TBS TV Japan


0 comments :

Post a Comment