Saturday, August 7, 2010

The Quiz Show

Setelah seminggu lebih akhirnya saya menyelesaikan dorama yang satu ini. The Quiz Show (atau The Quiz Show season 2) adalah dorama jepang yang ditayangkan pada tahun 2009 di NTV. Saya sendiri belum ada di jepang saat diatyangkannya dorama ini, namun saya memberanikan diri menonton dorama ini dari DVD (tidak ada subtitle bahasa Inggris tentunya, tapi ada subtitle Jepang). Ya, sangat menantang, mengingat ini bukan film yang mudah untuk dimengerti dari segi cerita maupun bahasa yang dipergunakan. Saya pun me-"turn on"-kan subtitle Jepang (subtitle? sebenarnya lebih tepat dibilang moji 文字).

Cerita The Quiz Show diawali dengan adegan seorang perempuan, yang dipanggil Misaki, mengapung di atas danau. Lalu terlihat seorang laki-laki dengan baju putih di sebuah ruangan yang sepertinya rumah sakit jiwa atau semacamnya. Kesan pertama saya adalah "Itu siapa? Ada apa?" Benar-benar misterius dan membingungkan. Kemudian yang lebih mengejutkan adalah, tiba-tiba laki-laki yang terlihat gila tadi tampil sebagai seorang MC flamboyan pada sebuah TV Show, The Quiz Show. Benar-benar berbeda dengan yang saya lihat pada scene pembuka!




The Quiz Show ini pada awalnya terlihat seperti acara kuis biasa yang menampilkan bintang tamu selebritis sebagai peserta yang ingin mewujudkan mimpinya dengan uang yang didapat jika memenangkan kuis. Peserta harus menjawab 7 pertanyaan yang masing2 pertanyaan memiliki nilai uang yang semakin bertambah. Setelah pertanyaan ke-7 berhasil dijawab, ada pertanyaan bonus yang bernama "Dream Chance". Jika pertanyaan bonus ini berhasil dijawab dengan benar, maka keinginan si peserta akan menjadi kenyataan. Kalau peserta terlihat kesulitan menjawab, pilihan bantuan pun digunakan. Terlihat seperti "Who wants to be A millionare" ya?

Ada yang berbeda dari acara kuis yang satu ini, yaitu pola pertanyaan dan pertanyaan yang ditanyakan itu sendiri. Tiga pertanyaan awal biasanya merupakan pertanyaan umum yang berkaitan dengan spesialisasi peserta. Namun, menginjak pertanyaan ke-4, mulai ditanyakan sesuatu yang sedikit banyak "private". Semakin menuju Dream Chance, pertanyaan semakin memojokkan peserta dan semakin mengingatkan yang bersangkutan pada kesalahan atau penyesalan masa lalu. Menakutkan. Itulah kesan yang saya dapatkan pada 3 episode pertama. Apalagi ditambah dengan MC Kamiyama yang sangat ekspresif dan lihai dalam bersilat lidah. Satu orang lagi yang sangat misterius adalah Honma Toshio, sang Sutradara yang terlihat mengetahui masa lalu Kamiyama dengan detail.

Episode demi episode mengungkapkan kenyataan dan hubungan antara tokoh utama (Kamiyama, Honma, dan Saejima) dengan para peserta. Alur cerita benar-benar terasa mengalir dan membuat penasaran, selain itu kesan "nazo" (secara harfiah berarti misteri, teka-teki) juga terasa kuat. Pada episode 4 penonton dibuat berpikir bahwa teka-teki sudah terpecahkan. Akan tetapi apda episode 5, diperlihatkan hal baru yang berarti teka-teki lainnya masih ada. Kemudian mendekati episode terakhir, terutama pada episode 9, lagi-lagi penonton dibuat berpikir bahwa teka-teki sudah terpecahkan semua dengan adegan "Kamiyama ingat kalau dialah yang membunuh Misaki". Namun, pada episode 10 (episode terakhir), apa yang ada pada episode 9 berbalik 180 derajat.

Bagi saya, episode demi episode cukup membuat otak berpikir (tentunya selain berpikir bahasa jepang yang diapakai>__<). Sejujurnya, saya merasa belajar banyak dari dorama The Quiz Show terlepas dari alasan awalnya menyaksikan dorama ini (alasan sederhana dan agak bodoh: penasaran dengan judul dan tokoh utama^^)Seperti dari dorama-dorama jepang lainnya, saya lagi-lagi bealjar banyak dari dorama yang satu ini. Pertama, belajar bahasa Jepang (sudah pasti). Kali ini lebih dari sekadar belajar bahasa Jepang percakapan sehari-hari, saya juga belajar berbagai istilah sulit yang sering dipakai pada acara berita (akhir-akhir ini saya rajin nonton berita seminggu sekali) dan istilah dalam dunia medis (yang ini tentu sangat berguna bagi bidang saya). Istilah-istilah tersebut diantaranya:

墜落事故 (ついらくじこ、kecelakaan pesawat jatuh)

生放送 (なまほうそう、siaran langsung)

局 (きょく、acara/divisi)

監督 (かんとく、sutradara)

原因 (げんいん、penyebab/kausa)

脳 (のう、otak)

酸素 (さんそ、oksigen)

窒息 (ちっそく、kekurangan oksigen)

意識 (いしき、kesadaran)

目的 (もくてき、maksud/tujuan/intention)

叶う (かなう、terwujud/tercapai)

当日 (とうじつ、hari H/present day)

使命 (しめい、tugas/kewajiban/pekerjaan/misi)

Kedua, saya jadi tahu bagaimana sebuah acara TV dibuat. Sebuah acara yang sukses membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak dan tidak mudah menyatukan keinginan masing-masing staf. Di sisi lain, mengetahui apa yang diinginkan penonton sangatlah sulit, sehingga sebuah acara yang menurut si pembuat "meaningless" belum tentu demikian yang dipikirkan penonton. Bagi sebuah siaran langsung, para staf harus bekerja keras, terutama jika ada masalah tidak terduga muncul, ditambah lagi ketepatan waktu sangat penting. Dari sini saya belajar menghargai sebuah acara TV.

Ketiga, hal sederhana yang sering diulang-ulang adalah mimpi/impian/sebuah tujuan dari banyak tujuan dalam hidup. Sesuatu yang berbeda dari film ini adalah bukan sekadar mimpi yang dicapai dengan usaha keras, tapi mimpi yang tidak tercapai setelah berusaha keras. Masing-masing orang punya cara sendiri menghadapi hal ini. Satu persamaan yang ada: lari dari kenyataan. Setelah keinginan tidak tercapai, mereka (dalam hal ini para tokoh dorama) mencari hal lain untuk melupakan kegagalan. Namun, hal tersebut tidak selalu baik. Selain itu, menutupi keburukan diri dengan hal yang terlihat baik di mata orang lain bukanlah sesuatu yang bisa bertahan lama. Bagaimanapun juga kebohongan akan terungkap. Contohnya, seorang tokoh gagal lulus ujian masuk Tokyo Daigaku dan diperolok oleh teman-temannya. Ia pun "lari dari kenyataan" dengan "bisnis gelap" untuk mendapatkan uang banyak karena merasa tidak mungkin bisa bekerja (dan menghasilkan uang banyak) jika tidak masuk universitas. Kedok yang dipakai adalah sebagai pendiri sebuah asrama rehabilitasi remaja yang sebenarnya adalah organisasi "bisnis gelap" tersebut.

Keempat, nyawa adalah nyawa. Tokoh utama dalam film ini, Honma Toshio memutuskan untuk membunuh Niita Misaki (teman sejak kecilnya) sejak perempuan tersebut didiagnosa infausta (tidak bisa kembali kesadarannya) oleh dokter. Alasan Honma adalah Misaki satu-satunya orang yang selalu tertawa padanya dan memperhatikan dirinya. Di antara 3 bersahabat, Honma-Niita-Kamiyama, Honma bisa dikatakan "loser" di sekolah. Ketakutan Honma akan kehilangan satu-satunya orang yang sangat memperhatikannya sejak kecil membuatnya bertindak nekad. Honma berpikir, lebih baik Niita Misaki meninggal daripada hidup tanpa arti karena kehilangan ingatan dan kesadaran akan diri sendiri. Honma pun sempat mencoba bunuh diri setelah membunuh Misaki namun dicegah oleh Kamiyama dan mereka berdua pun tetap hidup.

Pemikiran tokoh bernama Honma sempat mengingatkan saya pada kasus Ny.Agian beberapa tahun silam. Ny.Agian sempat akan di-eutanasi atas permintaan sang suami karena alasan ekonomi, namun berhasil dicegah. Keputusan untuk tidak jadi meng-eutanasi bisa dikatakan tepat karena beberap waktu kemudian Ny.Agian kembali sadar meskipun tidak sepenuhnya pulih. Kembali lagi pada The Quiz Show, seperti yang dikatakan tokoh Kamiyama, kalau seseorang hidup, ia bisa tertawa, meraih mimpi, dan marah. Meskipun jika Misaki sadar, ingatannya tidak bisa pulih sepenuhnya, setidaknya jika hidup, ia masih memiliki perasaan dan keinginan apapun itu. Sama halnya dengan Ny.Agian yang akhirnya meskipun tidak bisa pulih sepenuhnya, namun dengan sadarnya beliau, sangat berarti bagi keluarga terutama anaknya.

Subhanallah. Itulah yang bisa saya ucapkan saat merenungkan pesan yang ada pada episode terakhir. Bahwa nyawa itu hal yang sangat berharga yang diberikan Yang Maha Kuasa. Tidak seharusnya manusia memutuskan untuk mengakhiri nyawa siapapun sengan alasan apapaun. Bahwa hidup adalah selalu punya arti apapun yang terjadi. 本当に学ばれまして、良かった~ アユ

credits goes to
Nippon TV
Geo Hyper Media Shop
Radar Bogor

4 comments :

princessa_cumi said...

dapet layout pinknya darimanaaa?????

ayudesu said...

dari temen... sebenernya ada banner-nya... tapi krn ada kesalahan teknis, jadi cuma layout pink nan cantik ini yang bisa tampil^^hehe...

RAZGRIZ 1 said...

nice review gan *lempar cendol sebakul*

XD

ayudesu said...

makasih banyak gan... *tangkep cendol*

Post a Comment