Saturday, February 27, 2010

Winter Olympic Fever: フィギュアスケート





Sejak beberapa waktu lalu, Jepang dihebohkan dengan Olimpiade musim dingin di Vancouver, Canada. Hampir semua CM menayangkan hal-hal yang berkaitan dengan "Winter Olympic". Mulai dari iklan minuman yang dibintangi oleh atlet Ski, CM dengan lagu ZARD sebagai theme song-nya, CM dengan ゆず-虹 sebagai theme-nya yang menampilkan dokumentasi pendek perjalanan karir 浅田真央, CM Ghana (salah satu produk cokelat, yg saya akui enak banget) yang dibintangi oleh 浅田真央, sampai iklan Toyota pun menyelipkan kalimat pesan selamat berjuang kepada para atlet (yang disampaikan secara menggemaskan oleh Katou Seishiro-kun). Headline koran pun sering kali menampilkan foto atlet Jepang yang menjuarai sebuah bidang olahraga pada olimpiade musim dingin ini.

Dikelilingi dengan segala hal bertema Winter Olympic membuat saya sedikit tergerak untuk melirik beberapa nomor pertandingan, walaupun tidak mengikuti setiap pertandingan secara lengkap^^ satu-satunya nomor (pertandingan) yang saya ikuti secara lengkap mungkin hanya Figure Skating - Women's Single. Kebetulan waktu saya berkunjung ke rumah "keluarga Jepang" saya, 陽子さん memutar siaran ulang pertandingan tersebut (kira2 jeda 1 hari dari waktu pertandingan sebenarnya).

Hampir setiap satu atlet selesai tampil, ada perasaan haru yang menyelimuti. Figure Skate kali ini rasanya penuh dengan drama yang dimainkan para atlet dalam setiap penampilan. Suara riuh supporter yang sangat antusias mendukung duta bangsa mereka menambah haru suasana. Jadi ingat masa kejayaan bulu tangkis Indonesia (lho?^^). Meskipun negara saya tidak ikut serta dalam Winter Olympic (tentu saja, kami kan negara tropis^^), tapi ketika melihat setiap atlet tampil, serasa melihat duta bangsa negara sendiri.

Saya melihat setiap atlet berusaha tampil sebaik mungkin (sudah pasti kan?) dan hal ini sangat terlihat dari sorot mata masing-masing. Setiap detil gerakan penuh ekspresi sesuai dengan tema yang diusung, diiringi dengan alunan musik menambah penampilan menjadi lebih hidup. Sesekali komentator menyampaikan informasi pribadi si atlet. Beberapa membuat benar-benar membuat terharu. Setelah menyelesaikan penampilan yang gemilang, ekspresi lega terpancar jelas dari wajah masing-masing. saya pun ikut merasa lega (entah kenapa).

Yang membuat saya kagum adalah, tidak seorang atlet pun terlihat kecewa dengan score mereka. Meskipun score-nya lebih rendah dari rival mereka. Para atlet tetap menunjukkan ekspresi senang dan lega atas kerja keras mereka. Salut untuk para Figure Skaters! Di sisi lain, para supporter bersikap sangat sportif (beda dengan supporter sepak bola Indonesia ya?). Mereka selalu memberikan kesempatan kepada supporter dari negara lain untuk mendukung atlet masing-masing tanpa interupsi sedikit pun. Misalnya, ketika Kim Yu Na dari Korea selatan sedang tampil, supporter dari negara lain akan diam menyaksikkan sampai Kim Yu Na benar-benar meningaalkan Skate Ring. Mereka memberikan kesempatan penuh kepada supporter KorSel dalam mendukung duta bangsa-nya. Lalu ketika Kim Yu Na sudah meninggalkan Skate Ring dan digantikan (giliran berikutnya maksud saya^^) oleh... (saya lupa siapa, kalau tdk salah Nagasu Mirai), supporter KorSel langsung diam dan giliran supporter dari USA yang menyemangati atlet mereka. Two Thumbs Up for the supporters!

Rasa haru kembali muncul ketika pengumuman hasil akhir pertandingan. Kim Yu Na menempati posisi pertama, diikuti oleh Asada Mao dan Rochette Joannie. "After long time of working hard, we finally did it!", "Thank you very much for your great support" kira-kira perasaan seperti itu yang saya tangkap dari ekspresi para pemenang.

Joannie menunjukkan rasa terima kasih yang sangat mendalam kepada para supporters Canada. Meskipun berada di urutan ketiga, ia merasa senang bisa mempersembahkan medali perunggu bagi sang Mama tercinta. Di lain pihak, Asada Mao yang sempat menangis saat diwawancara oleh salah satu stasiun TV Jepang terlihat menahan haru, sedih, dan rasa senang yang sangat hebat. Butuh sedikit waktu bagi Asada Mao untuk dapat tersenyum lebar menanggapi setiap photo session. Saya rasa ia masih sangat terpukul dengan kepergian sang Mama beberapa hari sebelum pertandingan. Tapi, salut untuk Asada Mao yang mampu tampil prima di tengah awan kelabu yang menyelimuti hari-harinya!

Kim Yu Na, sebagai atlet KorSel pertama dan (mungkin) satu-satunya yang meraih medali emas pada Olimpiade kali ini, rasa haru dan bangga terlihat jelas di wajah sang Skater. Bahkan Skater yang seusia dengan Asada Mao ini sampai menitikkan air mata sambil tidak melepaskan pandangan dari para supporter Korea. Menurut informasi yang saya dengar, Kim Yu Na berasal dari keluarga menengah ke bawah. Bakatnya yang luar biasa ditemukan oleh sang kakak yang langsung mendaftarkannya ke tempat kursus ice skating. Kesuksesannya dalam Olimpiade kali ini tentu sangat berarti bagi sang keluarga.

Akhir kata, saya hanya ingin mengungkapkan rasa kagum, haru, dan bangga bisa meyaksikkan penampilan para atlet (dan supporter) luar biasa ini. Saya ingin suatu saat nanti bisa seperti mereka, mengharumkan nama bangsa dan membuat bangga orang tua.


---Ayu
*pictures are taken from Yomiuri 新聞、朝日新聞、and Japan Times (Saturday, Feb 27 2010)*

0 comments :

Post a Comment